Apa itu romantisisme?

Dimulai dari awal abad ke 18 hingga pertengahan abad ke 19, sebuah kebiasaan atau jiwa baru telah lahir dan mulai megubah karakter dari berbagai kultur, budaya dan karya-karya seni di Barat. Dimulai dengan gerakan artistik dan intelektual yang menekankan perubahan pada nilai-nilai yang tidak bisa dipungkiri (contohnya seperti religi dan sosial). Romantisisme memuliakan atau mementingkan unsur individualisme, subjetivisme, irasionalisme, imajinasi, emosi dan alam. Gerakan ini dimulai sebagai reaksi kepada keadaan kerusuhan politik pada masa itu.

Seniman romantisisme terpukau oleh keindahan alam, kecerdasan sebuah pikiran, hasrat, gejolak jiwa, suasana hati, potensi mental dan kepahlawanan. Para seniman memiliki peran sebagai seorang pencipta yang egois pada zaman itu. Nama romantik itu sendiri berasal dari istilah romance atau romans yaitu yaitu narasi heroik prosa atau puitis yang berasal dari sastra Abad Pertengahan dan Romantik. Gaya ini dipengaruhi oleh kejadian-kejadian sekitar Revolusi Perancis dan Revolusi Industri, gaya ini juga mengagungkan tokoh-tokoh atau pahlawan sehingga diikutsertakan dalam karya mereka. Gerakan romantisisme ini dipengaruhi oleh gagasan-gagasan pada zaman Renaisans dan menekankan unsur-unsur seni narasi dari periode pertengahan. Romantisisme adalah gaya lukis yang paling tua dalam dunia seni lukis.

The Lady of Shallot, 1888 John William Waterhouse

FYI, ada 2 hal yang gw cintai dalam dunia seni rupa… Yaitu teknik mencetak dalam seni grafis yang disebut dengan Lithografi, dan untuk diluar seni grafis, saya sangat ingin mencoba melukis dengan gaya Romantisisme…menurut saya nilai2 estetis yang terkandung dalam sebuah lukisan romantisisme lebih terasa dan hidup. Entah mengapa, tapi dibandingkan aliran2 lukis lainnya, romantisisme memiliki nilai yang lebih (dari kacamata saya), mungkin karena brushstrokesnya yang memiliki karakter tersendiri.

Written on November 29th, 2008 & filed under Art Tags: , , , , ,