October10

Kalo inget judul yang di atas, gw jadi inget sama Wang Guang Yi, Wang Jian Wei, Wang Luyan, Zhang Xiaogang..ga tau deh kenapa, kayak terngiang2 dikepala…dan memaksa untuk mencari tahu tentang mereka. Pas liat karya2nya (dan ditampilkan pas lagi kuliah seni & asar sama pak ucok) menurut gw
karyanya emang pantes dibilang bagus, apalagi si Wang Guang Yi. Dia adalah salah satu dari seniman Avant GArde yang gw sukain =D (selain karyanya, namanya mirip nama tokoh game favorit gw di Dinasty Warrior, siapa lagi kalo bukan Guan yu? haha) Sesuai yang gw cari di internet, ternyata sejak awal era Mao yaitu tahun 1979, cina mulai berkembang dalam dunia “seni” dalam waktu yang singkat. Beberapa tahun belakangan ini, mereka juga mencuri perhatian bagi orang barat. CONTOHnya si bapak2 yang mirip Mr.Bean (uhuk2) maksud gw Uli Sigg (beneran…cara ngomongnya jga kayak Mr.Bean…. 8D). Vice-Chairman of the Board of Directors of the Ringier Group ini tertarik akan perkembangan seni rupa di cina sejak awal 1970 (waw..lama juga ya) Lelaki asal swiss ini mulai memperbanyak koleksinya….dan dia juga mengkoleksi karya2 historis seniman cina avant garde pada tahun 1980 dan awal 1990an. Pasti duitnya banyak ya kalo jadi kolektor gini o_o jadi inget pas pak ucok ngebahas tentang kejahatan di dunia seni rupa, yait para orang2 yang membeli karya dengan harga yang lumayan, tapi ternyata di bawa ke pasar lelalng dan dijual dengan harga yang jauh lebih mahal. Yang bikin gw bertanya2, pas si orang itu mau beli si karyanya, dia ngakunya sebagai kolektor, atau “hey gw mau beli karya lo nih coy, boleh yak yak yak” ? Atau ada kata lain untuk itu? beh…bikin bingung aje =_= BACK TO TOPIC AH!
Sebenernya apa sih seni rupa kontemporer menurut om wikipedia?
New forms of Chinese art was heavily influenced by the New Culture Movement, which adopted Western techniques, introduced oil painting and employed socialist realism. The Cultural Revolution would shape Chinese art in the 20th century like no other event in history with the Four Oldsdestruction campaign. Contemporary Chinese artists continue to produce a wide range of experimental works, multimedia installations, and performance “happenings” which have become very popular in the international art market.
Semenjak masa perubahan di Cina, beberapa seniman semakin termotivasi untuk mengkritik keadaan. Mereka menggunakan hasil karyanya untuk berbicara dan mengkritik, seperti seniman yang bernama Wang Dajun atau Wang Guangyi. Mereka menggaris bawahi bahasa Pop Art, seperti poster propaganda dan konsep estetis dari periklanan bagi konsumen. Seri gambar “Lelaki Botak” karya Fang Lijun dan sosok lelaki sedang tertawa dari karya Yue Minjun telah mengkritik beberapa society di Cina. “Bloodline Series” karya Zhang Xiaogang mencerminkan situasi dalam kehidupan sebuah keluarga, memori dan betapa pentingnya budaya Cina.
Kini telah berdiri banyak perguruan tinggi seni di Cina, maka dari itu setiap tahunnya lahirlah seniman-seniman berbakat yang siap melejit dalam dunia persaingan dalam seni rupa. Untuk menjadi maestro dalam dunia seni lukis, sangatlah sulit karena sudah banyak sekali seniman-seniman kelas kakap yang masih terdengar namanya dan sangat eksis, apapun caranya sangatlah sulit untuk menggeser mereka dari posisinya. Maka tidak ada salahnya bila para seniman-seniman muda memulai untuk berkarya dan membuat seseuatu yang baru, agar dapat dilirik oleh masyarakat.
Maka saya dapat menyimpulkan bahwa seni rupa kontemporer Cina dapat berkembang dengat pesat karena adanya faktor bantuan dana dari pemerintah, dan didirikannya berbagai galeri-galeri dan museum. (tulisan yang di bold ini merupakan beberapa paragraf yang saya ambil dari tugas “Seni & Pasar” saya….harap jangan di copy yeee :p)
udahan ah….lanjut main sims 2 