|| Blue Sky ||

Eversince I stood under the deep blue skies, I felt like I needed someone by my side…but no one was there. So I took your hand…

NOM NOM NOM

February28

For he was pretty curious about a place called Warung Pasta, located right in front of my University :D I feel somewhat “cute” while seeing him walk in to the place so innocently, like he never been in to any restaurants before (blah). His eyes never stopped scanning the room :lol: He’s an honest person, really :) Maybe that explains why I like him .________. SO. Here are some candid bandwithkillerpics lol. Enjoy.


We ordered large sized pastas, I’m not sure what he ate but I think it’s Snowy Flakes for Rp.22.000.00,- (CMIIW), and I ate Omega 3 for Rp.22.000.00,- (it’s a salmon covered pastel pasta or something like that, with creamy tomato and cheese sauce, mixed with herbs. YUMMY). Oh and the best thing I know about this place is, they have refill drinks. If you get my point, with this opportunity, we don’t have to buy ourselves a drink, and it’s way much cheaper if we order 1 glass of refillable drink (we had Ice mint tea) for Rp.15.000.00,-

Salman just couldn’t believe his eyes when he saw the pasta coming, I mean, seriously, it was, too much. I huess it’s a 2 portion pasta mixed in to 1 :/ What can I say? I made him order the large one LOL. Here’s another candid pics while he’s trying to force himself finish his pasta.

He’s a kind of a person who never puts away his eyes from a random guy passing or people around him doing random stuffs, I really tolerate his acts because I think that’s what people do, we all have different ways and manners and some “our own silly acts” thing, so yeah, I don’t mind at all :P

He didn’t make it. Awww Poor thing. But he still has got tight stomach -_-

LOL

An epic video, right after we ate. Check it out :]

:’D Thank you for making my day <3

I L Y

A Love Letter, addressed to You.

December27

For it was you who brought me here, rising as the water shallows. You smiled, while I was trying to reach up the skies within one jump, but I failed. My foot tied up with your hands. As we let our eyes to slowly dig our soul through the heavy fog. Sun wouldn’t show itself as he is hiding behind those thick clouds, rain wouldn’t even dare to touch me. A slight feeling passed through my head, telling me to reach you, although you might not want to. Your eyes resemble the deep blue oceans while the skies are widely open. How could I reach you if I let myself to drown inside yourself, I would be lost, inside the deep blue sea.

Silence, is what I speak, down beneath my heart I slowly screamed. I placed my hands on your shoulders, and leaned my forehead on yours, slowly. As I carefully closed my eyes and whispered “Do you not look at me while I try to reach you in silence?”. You gradually let go of my foot and said “I’ll taste the skies you’ll reach, over the clouds, pouring the air with your scent…..how could I ask for more?”. I slightly felt weightless, as my heart started pounding, over and over again. Your mouth, your lips, fell to mine, another horizon inside me started to rise and as the cold wind blows heavily, I started to wander inside your deep blue thoughts. The water was fine, until I reached the bottom of the sea, it was dark. I could barely see a thing, but then you wrapped your hands around me, and closed your eyes. I see nothing, but I feel you, floating. A single night without your breath would tear myself apart, from all the nothingness and emptiness I recently fell on.

Perfect, a word that lays on my tongue every time I stood in front of you, an immediate ignorance towards your feelings against me. It’s almost impossible for me to counteract this agnostic and paradox thoughts and sometimes, I felt like being the only one in this world neglecting my own opinion.

“What do you value more?” I asked.

He moved back 2 cm away, and somehow his eyes tried to push itself away from me. Alienisms, a perfect word to describe how you started to look at me. A glimpse of snow fell on my nose.

December17

Ya Allah, apabila dia memang jodohku, tolong dekatkan dia padaku, namun apabila bukan, maka jauhilah dia dariku

posted under cinta... | No Comments »

Untitled

December10

Sungguh ironi sekali ketika melihat keadaan hari ini… Semalam saya bisa tersenyum lebar, rasanya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Entah kenapa..

…perasaan saya sekarang sedang campur aduk…

Sebenarnya tidak ada yang harus saya benci, tapi saya sekranag merasa sedang membenci diri saya yang begitu lemah dan sensitif akan hal-hal yang belum semestinya benar. Apakah kamu mengerti apa yang saya rasakan sekarang ini ? Rasa ketidakpastian yang sedang berputar putar sehingga saya tidak dapat berfikir jernih. Apakah saya ini termasuk orang yang lemah? Atau berpura-pura lemah?

Sedih.

Terkadang saya tidak sadar bahwa saya selalu memikirkannya. Ingin sekali tiap detik melihat wajahnya yang selalu membuat saya tenang. Mendengar suaranya dan menyium baunya saja sudah membuat saya senang. Tapi entah kenapa, dibalik semua euphoria tersebut, saya terkadang merasa seperti seseorang yang tidak memiliki apapun. Setiap harinya saya berfikir akan sebuah cara bagaimana agar saya dapat membuatnya teringat akan diri saya yang saya anggap tidak menarik ketika berhadapan didepannya.

Cemburu.

Mungkin itulah kata yang cocok dalam mendeskripsikan perasaan saya sekarang ini.

“seperti teriris oleh benda tajam”, perasaan semacam inilah yang ingin sekali saya hindari, saya begitu benci ketika hal ini terjadi, karena ketika sudah demikian, saya tidak dapat berfikir lagi. Mungkin ini sedikit berlebihan, tapi hal ini juga saya sendiri yang mebuatnya terjadi, ini juga karena ulah saya yang pengecut dan tidak berani.

Mungkin dalam hal lainnya saya berani untuk bersikap, tapi entah kenapa ketika bersamanya saya seakan2 ia melumpuhkan semua tameng yang ada dalam diri saya. Saya tidak ingin terlalu mengagungkan dia, karena seperti yang ibu saya selalu bilang “jangan terlalu dalam, atau berharap terlalu tinggi. Karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok hari. karena ketika kamu terjatuh, rasanya akan sakit sekali”. Saya sama sekali tidak terjatuh sekarang ini, tapi mungkin, saya merasa bahwa gravitasi perlahan lahan membawa saya ke permukaan bumi.

Bukannya saya tidak ingin seperti hari kemarindimana saya selalu memikirkannya dan mengaguminya, tapi saya kini juga sadar, apakah dia peduli? Ya, dia sangat peduli, tapi… Ah, mengapa saya berputar putar seperti ini ya? Ohya, saya baru menangkan satu kalimat yang mewakili seluruh isi tulisan saya disini.

“hilangnya sebuah kepercayaan”

Tiba2, yang tadinya kepercayaan saya sudah pulih, entah kenapa tiba2 saya berkata kepada diri saya bahwa selama ini saya masih dibutai oleh perasaan saya yang begitu dalam terhadap dia dan melupakan semua kejadian di masa lalu, dimana saya menjadi percaya kepada dia tanpa berfikir.

Entah kenapa pagi ini saya seperti digampar oleh diri saya sendiri dan berkata, “Apakah saya masih dapat mempercayainya lagi?”.

Bunuh.

Aku ingin sekali membunuh kalian wanita wanita yang mendekatinya.

Silahkan benci saya.

Ini hati saya yang berbicara.

Sedih sekali. Mungkin, ini alasannya kenapa saya ingin sekali pulang ke rumah besok ini. Saya tidak ingin melihatnya untuk beberapa waktu dekat ini. Satu hal, saya tidak posesif.

Anda bingung membaca semua tulisan saya bukan? Ya, saya juga bingung, karena memang seperti berputar putar. Tapi saya sebenarnya hanya mengeluarkan apa yang sedang saya pikirkan dan ucapkan dalam hati. “seperti teriris oleh benda tajam”, hanya itu yang akan saya rasakan ketika melihat dia. BODOH SEKALI SAYA INI… Dia yang saya anggap sebagai inspirasi utama saya dalam setiap karya, dan alasan mengapa saya mengajdi begitu termotivasi setiap kali saya tidak memiliki keinginan untuk memulai berkarya. Mungkin karena itulah saya begitu mengagumi dia, dia yang sellau memberi saya semangat, dan inspirasi. Rasanya tangan dan otak saya tidak ingin menggambar hal lain selain wajahnya. tapi kenapa saya begitu memanjakannya dalam pikiran saya? Saya tidak akan lagi-lagi memujanya. Semoga ini dapat membuat saya setidaknya jauh lebih tenang.

Tapi entah kenapa, pastinya setelah saya mengakhiri semua tulisan saya ini, saya akan balik lagi merasa sedih. Sekarang saya mengerti betapa mahalnya sebuah kepercayaan, dan ketika seseorang sudah kehilangan kepercayaannya, susah sekali memulihkan kepercayaan itu kembali.

saya ingin minta maaf apabila mungkin kini saya sudah tidak peduli dengan apa yang akan dia lakukan diluar sana. saya tidak mau sakit untuk kedua kalinya. Saya yakin dia tidak akan menyakiti saya, atau berbohong, tapi, saya sudah terlanjur tidak ingin memikirkan apa yang ia lakukan diluar sana. Ketika ia sedang berada dengan teman temannya, hingga malam hari, itu membuat saya lebih takut. entah apa yang dia lakukan diluar sana, saya tidak akan lagi memikirkan hal tersebut. Saya harap dia tahu yang mana yang baik untuknya..dan mana yang tidak. Saya tidak mengatakan bahwa saya mengurangi perasaan saya terhadap dia, hanya saja, saya mulai sekarang akan mengurangi sikap saya yang penuh tanda tanya ini, dan menyerahkannya pada dia. Saya sudah sangat lelah menebak nebak semua hal yang masih saya anggap puzzle mengenai dia, walaupun saya sangat tahu sekali, dia terkadang masih tidak ingin berkata jujur tentang suatu hal, tapi saya sudah masa bodo dengan semua itu. untuk apa saya bertanya tentang masa lalu ? Tapi saya hanya tidak ingin diperlakukan seperti yang ia perlakukan terhadap semua itu kepada saya. hanya itu.

Gila gw bengek gini di warnet.

Protected: You

October9

This post is password protected. To view it please enter your password below:


posted under Aku benci..., cinta... | Enter your password to view comments

YOU ARE SO SILAU, MY BOY D8<

September18

WHY OH WHY ARE YOU SO SILAU?

Your eyes were as if you never had to talk, you just stare and there you go. I got your message.

Today I felt like NOT looking at you, I was like behaving so weird and all, just like when you’re around your crush or something. Yea :|  I felt like, you were something. Oh guess what.  I JUST … BLAH.

GW BINGUNG MAU NULIS APA.

SUMFAH EKEH BINGUNG

SEBENERNYA GW MAU NULIS APA SIH

MUNGKIN…

GW MASIH KEBAYANG2.

MUKA DIA.

DAN GW SEKARANG NGERTI MAKSUD IKLAN PONDS
WAJAHMU MENGALIHKAN DUNIAKU

HOOOAAAHHHHHHHH…

SELAMAT 10 BULANAN YA BOSKEY! BESOK2 KAGA BOLEH DIITUNG YA BOSS!

POST KALI INI EMANG GA JELAS KARENA GW SEDANG LABIL :lol: :arrow:

posted under cinta... | 1 Comment »

Glenn Fredly – Januari

September14

Berat bebanku
Meninggalkanmu
Separuh nafas jiwaku…. sirna

Bukan salahmu
Apa dayaku
Mungkin cinta sejati tak berpihak.. pada kita

Kasihku…
Sampai disini kisah kita
Jangan tangisi keadaannya
Bukan karena kita berbeda

Dengarkan…
Dengarkan lagu… lagu ini
Melodi rintihan hati ini
Kisah kita
Berakhir di januari

——————-

Latar Belakang :

Enggak, gw ngga lagi emo! Cuma pengen ngasihtau apa latar belakang (atau bisa dibilang pengalaman pribadi) lagu yang ngebooming di awal tahun 2004 ini.

Jadi ya si lagu ini itu gw gemarin karena waktu tahun 2004 dan kebetulan bulan januari, gw harus meninggalkan negara indonesiaku tercinta ini dan ninggalin semua temen2 deket gw, apalagi keluarga gw yang ada di Surabaya :(

ENGGAK
BUKAN ITU

Gw waktu itu masih 3 SMP, dan kebetulan gw sedang berpacaran dengan seorang bocah tengil ingusan bau kencur :| Orangnya pendek, rambutnya cepak, trus coklat2 gimana gitu, kayak ALAY alias ANAK LAYANGAN, KURUSNYA MINTA AMPUN, item dan suka nyengir kayak bandot :shock:  Tapi jujur yak, matanya itu yg bikin gw naksir =_= Sampe sekarangpun, matanya itu bikin gw klepek klepek. YEP! Gw balikan sama doi sekarang. Namanya Salman Fuadi :oops: Bedanya, ramutnya skrg lebih item, dan lebih guantengs :lol:

Wawawaw. Dikit lagi kita 10 bulanan! :arrow:

Aduh kok gw eneg yak pas baca bagian “…lebih guantengs:x lanjut dah gan…

Ya pokoknya wktu itu gw sama dia jadian Oktober 2003 putus Januari 2004, trus jadinya lagu ini jadi lagu kenangan gw selama gw di Bangladesh :| ….dan sampai sekarang. Anjrit gw jadi inget dulu pas gw masih di jakarta, bulan januari juga, thn 2004, waktu itu lagi ujan deres, langit begitu gelap dan kamar gw pun gelap karena ngga gw nyalain lampunya, trus ada lagu glenn fredly di Mtv, gw langsung laporan ke dia, trus dia juga nyetel mtv, trus gw inget banget nih, gw baru pertama kali seumur idup nangisin cowo sekenceng itu sambil ngemeng “kenapa nita harus ninggalin dia ya Allah… kenapa” *sambil meluk si bantal erat2* WAKAKAKAAKA GOKEELLLLLL… XD Bantal yang gw peluk udah basah kuyup, apalagi pas bagian Reff, gw tambah “meraung2“, mana nyokap gw tau gw sedih, dia langsung kencengin tipinya. Iye dah.

TAPI KENAPA SEKARANG KALO DENGERIN NIH LAGU JADI PENGEN KETAWA YAK? XD

:arrow: :oops:

Yey~ Besok pulang ke Rumah :D

September13

Ga ada yang bisa melebihi rasa rindu saya kepada mereka berdua :!:

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tapi, tentunya saya akan lebih rindu pada dia disaat saya sudah tiba dirumah :(

I Love You Salman :arrow:

posted under cinta... | No Comments »

Another cliché post.

September5

“I tried to be chill but you’re so hot that I melted”

Jason Mraz, I’m Yours

you're too warm that I just can't let myself to ignore.

I was just wondering…

August29

Is there anything you’re hiding from me?

I hope not… :(

posted under cinta... | 2 Comments »
« Older Entries